Bermula dari sekumpulan orang-orang yang setia mengadakan
pertemuan ibadah rutin setiap minggu, maka kelompok sel yang pada saat itu
masih bernama Family Altar, menjadi
cikal bakal dibentuknya sebuah komunitas gereja baru yang berlokasi tepat di
bilangan Kalibesar, dalam cakupan area Kota Tua Jakarta Barat, yang pada 6 September 1998 diresmikan dengan nama
Gereja Bethel Indonesia Jemaat Kalibesar atau disingkat dengan nama GBI Kalibesar.
Diawali dengan menyewa 1 ruangan di lantai 1 Hotel The Revier
(dahulu Hotel Omni Batavia), Pdp. Ferdy Tjahjadi ditunjuk sebagai Gembala Ranting
GBI Kalibesar di bawah asuhan penggembalaan Rayon 1C Gajah Mada Kota. Atas
keputusan Pemilik Hotel The Revier untuk menggusur tempat ibadah menjadi sebuah
tempat hiburan, maka sejak tahun 2004, GBI Kali Besar akhirnya menyewa lokasi
baru di Gedung Rahardjo, persis
berada di seberang Hotel The Revier.
Hingga pada satu masa, Pdp. Ferdy Tjahjadi sekeluarga memutuskan
untuk meninggalkan Indonesia dan hijrah ke negeri Kanada (beliau yang membidani
berdirinya GBI Toronto di Kanada), maka kepemimpinan baru dipercayakan kepada Pdm. Danny Setiawan yang resmi memimpin
GBI Kalibesar sejak Mei 2008.
Hingga hari ini, Pdm. Danny Setiawan, membaktikan hidupnya
sepenuh waktu untuk melayani pekerjaan Tuhan di GBI Kalibesar baik itu
pelayanan kunjungan orang sakit, baptisan, kematian, dan pernikahan serta
mengawasi jalannya Cool dan KOM 100.
Melalui wadah Cool (Comunity Of Love) yang berlokasi di Jl. Pejagalan,
GBI Kalibesar menjembatani kebutuhan rohani para jemaat untuk tumbuh dan
berkembang menjadi orang-orang yang
dewasa rohani sehingga dari Cool akan tampil pemimpin-pemimpin
baru yang berkarakter Kristus yang diharapkan dapat menjadi panutan bagi
keluarga dan lingkungan sekitar. Sesi pengajaran KOM 100 juga dibuka bagi
mereka yang ingin lebih lagi belajar
dasar-dasar pengajaran Kekristenan.
Tahun 2016 sebagai Tahun Pembebasan Seutuhnya, dimaknai GBI Kali
Besar sebagai tonggak kebangkitan gereja lokal. Secara berkesinambungan, tahun
ini diawali dengan peluncuran perdana situs resmi GBI Kalibesar, www.gbi-kalibesar.blogspot.co.id yang diharapkan
menjadi wadah dan sarana informasi baik bagi jemaat lokal maupun komunitas
gereja pada umumnya.
Selama 18 tahun perjalanan GBI Kalibesar, seiring dengan
pemanfaatan social media untuk menjaring jiwa-jiwa baru, maka pada akhirnya
timbul kerinduan untuk dapat berdiri sendiri secara mandiri. Kerinduan itu
tidak lain tidak bukan adalah tidak lagi menyewa tempat ibadah melainkan bisa
membeli 1 unit lahan atau gedung milik sendiri. Dengan kepemilikan gedung
sendiri, tentunya membuka peluang bagi peningkatan aktivitas gerejawi tanpa
harus dibatasi dengan biaya dan waktu. Inilah yang menjadi pokok doa bersama di tahun 2016 bagi
gembala, pekerja, dan seluruh jemaat Tuhan yang merasa terbeban.
Demikian tertulis pada nas Alkitab, Ezra 3 : 11 “Secara
berbalas-balasan mereka menyanyikan bagi Tuhan nyanyian pujian dan syukur :
Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setiaNya kepada Israel!”
Dan seluruh umat bersorak-sorai dengan nyaring sambil memuji-muji Tuhan, oleh
karena dasar rumah Tuhan telah diletakkan.”